Facebook Facebook Twitter TwitterYoutube Youtube      

Statements and Speeches

HARI INTERNASIONAL HAK ASASI MANUSIA

Pernyataan Kemal Dervis, Administrator Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa

10 Desember 2006

Kampanye untuk membuat pemiskinan menjadi sebuah sejarah menjadi pusat tantangan moral dalam masa kita. Menerapkan hak asasi manusia secara universal dapat membuka jalan dalam mencapai tujuan tersebut.

Hak asasi manusia yang paling dasar - hak untuk mendapatkan kehidupan yang layak, hak atas pangan dan pelayanan kesehatan, kesempatan mendapatkan pendidikan atau pekerjaan yang layak, terbebas dari diskriminasi – merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat paling miskin saat ini di dunia. Namun, mengingat status mereka yang lemah, mereka adalah masyarakat yang paling tidak mampu mencapai atau membela hak-haka “universal” mereka. Maka dengan demikian, hak asasi manusia akan terancam dimanapun dan kapanpun setiap kali seorang pria, perempuan atau anak yang hidup dalam kemiskinan.

Jika kita ingin serius mengenai hak asasi manusia, kita harus menunjukkan bahwa kita serius mengenai pencabutan terhadap hak –hak tersebut. Seperti yang diusulkan pada Hari Internasional Hak Asasi Manusia, kita harus menjawab panggilan untuk memerangi pemiskinan seperti “ini adalah sebuah kewajiban, bukan amal”.

Kita harus memahami bahwa Hak-hak yang terdapat dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia hanya memiliki nilai yang kecil bagi jutaan orang di dunia yang dihantui oleh berbagai penyakit dan kelaparan, sejauh mereka tidak memiliki pengobatan yang efektif. Kita semua harus memahami bila suatu kelaurga hidup dengan penghasilan kurang dari satu dollar per hari, atau anak-aank meninggal karena kekurangan perawatan yang dapat mempertahankan hidup, deklarasi tersebut, meski sudah yang terbaik, akan memiliki kekurangan.

Melihat kemiskinan melalui kaca mata hak asasi manusia dapat meningkatkan moral kita dalam bertindak. Tapi hal tersebut membawa keuntungan lain. Mengingat norma-norma hak asasi manusia menegaskan pemberdayaan individu, sebuah pendekatan mengenai hak asasi dapat membantu meningkatkan kemampuan orang-orang miskin.

Hak asasi dapat menolong seluruh masyarakat dari berbagai golongan untuk memenangkan pengetahuan dan status yang mereka butuhkan untuk berperan dalam pengambilan keputusan yang kelak mempengaruhi kehidupan mereka. Hak asasi dapat menjadi perhatian dalam menyuarakan dan menyokong proses yang berkelanjutan yang menawarkan harapan bagi kemajuan jangka panjang. Hak asasi manusia dapat mendorong kita semua untuk mengukur keberhasilan kita bukan hanya dengan tingkat pendapatan, tetapi oleh keberhasilan masyarakat dalam mencapai kehidupan yang layak.

Hari ini, pembangunan, keamanan, dan hak asasi manusia berjalan beriringan; tidak ada satu pun dari ketiga hal tersebut yang dapat melaju tanpa yang lainnya. Padahal, mereka yang berbicara lantang mengenai hak asasi manusia tapi tidak melakukan apapun untuk keamanan manusia dan pembangunan manusia – atau sebaliknya – merusak kredibilitas dan alasannya.

Maka marilah kita berbicara dengan satu suara mengenai tiga hal tersebut, dan marilah kita bekerja untuk memastikan tercapainya kebebasan dari rasa ingin, kebebasan dari rasa ketakutan dan kebebasan untuk hidup secara terhormat membawa arti sesungguhnya bagi mereka yang sangat memerlukannya.

» Read English version